USDJPY Bergerak Menjauh Di Bawah Level 149.00, Seiring Lemahnya US Dollar

Angka inflasi Jepang memberikan petunjuk bahwa Bank of Japan kemungkinan tidak akan mencari langkah untuk mulai keluar dari siklus kebijakan moneter ultra-ekspansifnya untuk saat ini, dimana data National CPI bulan Oktober naik 3.3% di tingkat tahunan dan 3.0% di tingkat bulanan, sementara inflasi inti turun menjadi 4% di tingkat tahunan dan 4.2% untuk periode bulanan.

USDJPY Bergerak Menjauh Di Bawah Level 149.00, Seiring Lemahnya US Dollar

FUNDAMENTAL

Pasangan mata uang USDJPY masih mempertahankan kondisi yang disebut "multi-session range-bound", yaitu kondisi dimana pergerakan dalam area konsolidasi kemungkinan akan terjadi dalam jangka menengah, seiring tidak adanya data ekonomi utama yang dirilis oleh Jepang, sehingga memungkinkan dinamika Yen Jepang akan sangat bergantung pada dinamika US Dollar.
Angka inflasi Jepang memberikan petunjuk bahwa Bank of Japan kemungkinan tidak akan mencari langkah untuk mulai keluar dari siklus kebijakan moneter ultra-ekspansifnya untuk saat ini, dimana data National CPI bulan Oktober naik 3.3% di tingkat tahunan dan 3.0% di tingkat bulanan, sementara inflasi inti turun menjadi 4% di tingkat tahunan dan 4.2% untuk periode bulanan.
Sebelumnya hasil Risalah Rapat FOMC bulan November menunjukkan bahwa para anggota dewan kebijakan The Fed masih memerlukan lebih banyak bukti bahwa laju inflasi telah berada di jalur penurunannya, sebelum merasa yakin hal ini akan berkelanjutan hingga ke target 2%, dimana nada yang kurang hawkish telah memberikan tekanan terhadap imbal hasil Treasury AS sehingga membebani Greenback.
Pekan ini para pelaku pasar akan mengamati data perumahan AS serta sorotan utama mengenai angka pertumbuhan awal AS serta data inflasi PCE Index yang menjadi tolok ukur favorit bagi The Fed untuk melihat laju inflasinya yang akan menentukan arah kebijakannya

TEKNIKAL

Bias bearish nampaknya masih akan melanda pergerakan pasangan mata uang USDJPY di timeframe H4, dimana saat ini telah bergerak di bawah garis sinyal EMA 20, sehingga dinamika pergerakan pasangan mata uang ini masih membuka peluang melanjutnya penurunannya, dengan level psikologis ada di 148.96.
Jika level tersebut mampu break-down maka target penurunan terdekat akan mengincar level 148.26 yang berada di level 23.6% Fibonacci, dengan peluang swing trade ke kisaran 149.52, dengan catatan 148.96 belum mampu ditembus.
Sinyal berlanjutnya tekanan bearish bagi pasangan mata uang USDJPY dapat terlihat pula dari pergerakan garis sinyal dalam indikator RSI yang telah mulai bergerak di bawah level 50%, sehingga memungkinkan adanya bias bearish dengan tetap membuka peluang terbentuknya area konsolidasi di jangka menengahnya.

TRADINGPLAN SIGNAL USDJPY 27 NOVEMBER 2023

Running harga berjalan pada saat ulasan ini dibuat = 149.06
Pukul : 12:42 WIB
Tren : Volatile (Waspada Swing Trade TF H1/H4)
Type : Instant/Pending Order
Duration : berlaku sampai Pk 19.00 WIB


========================
BUY LIMIT LEVEL @ 149.07
TP AREA 149.27 - 149.47
SL 148.80
======
SELL LIMIT LEVEL @ 149.46
TP AREA 149.26 - 149.00
SL 149.86
======

BUY STOP LEVEL @ 149.58
TP AREA 149.78 - 150.00
SL 149.10
======
SELL STOP LEVEL @ 148.88
TP AREA 1948.48 - 148.18
SL 149.20

NOTE : Konfirmasi jika open candlestick di atas/bawah level tersebut