Mengkombinasikan Fibonacci Retracement dengan Trend Lines Dalam Trading Forex

Seperti yang sudah kami sampaikan, bahwa level-level Fibonacci akan berfungsi sangat baik pada saat market sedang trending, jadi ini akan menghasilkan trading yang luar biasa bukan?

Mengkombinasikan Fibonacci Retracement dengan Trend Lines Dalam Trading Forex
Mengkombinasikan Fibonacci Retracement dengan Trend Lines Dalam Trading Forex

Mengkombinasikan Fibonacci Retracement dengan Trend Lines Dalam Trading Forex

Pada pembahasan sebelumnya kita telah belajar trading forex dengan menggunakan Fibonacci yang dikombinasikan dengan candlestikck. Dan selanjut, dalam ulasan pada artikel kali ini, kita akan membicarakan topik tentang Salah satu tool Fibonacci yang apabila digabungkan dengan analisis garis trend atau trendline, akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa dalam trading Anda.

 

Seperti yang sudah kami sampaikan, bahwa level-level Fibonacci akan berfungsi sangat baik pada saat market sedang trending, jadi ini akan menghasilkan trading yang luar biasa bukan?

Harap diperhatikan ya, kamu harus ingat bahwa kapanpun sebuah pair mata uang yang sedang mengalami downtrend atau uptrend, maka Anda dapat menggunakan leve-level Fibonacci retracement untuk mengambil keuntungan dari trend. Mudah bukan? Kalau begitu, mengapa kita tidak cari saja level-level Fibonacci yang tepat berdampingan dengan trend?

Well, mari kita perhatikan grafik AUD/JPY dibawah ini. Kita lihat, harga tengah mengalami kenaikan trend jangka pendek dalam beberapa hari.

Mungkin sebagian dari Anda akan berpikiran, "Waduh, uptrendnya boleh juga tuh! Sepertinya mantap juga nih kalau saya buy AUD/JPY meskipun cuma buat trade jangka pendek saja. Tunggu pair kena trendline sekali lagi deh, terus saya pasang buy."

Oke, sebelum Anda benar-benar mengaplikasikan hal tersebut, sebaiknya untuk Anda lihat dulu kotak tool forex Anda dan wadadadaw.....mari Anda ambil Fibonacci tool dan lihatlah harga yang terjadi secara lebih detail.

Yups, kini Anda pasang level-level Fibo retracement dengan swing low pada 82.61 dan swing high pada 83. Kemudian perhatikan bagaimana level Fibonacci 50.0% dan 61.8% berpotongan dengan trendline yang naik tersebut.

Apa yang terjadi? Level Fibo 61.8% pun tercapai, karena harga memantul di sana sebelum kembali ke atas. Jika Anda memasang sebuah order pada level tersebut, itu berarti entry order Anda sudah tepat! Beberapa jam kemudian setelah menyentuh trendline, harga pun melambung dan terus terumbul di atas swing high.

Mantul (mantap betul), cakep bukan? Kurang apa coba tool keren ini? Seperti yang Anda lihat, tool Fibonacci tersebut sangat bermanfaat, bahkan saat Anda mencoba untuk enter pada pengujian ulang trendline. Kombinasi level support resistance dari kedua garis diagonal dan horizontal tersebut dapat diartikan bahwa trader lain pun sedang mengamati level yang sama dengan Anda.

Sekali lagi, kami tegaskan untuk jangan lupa, bahwa seperti drawing tool yang lainnya, drawing trendline pun dapat sangat subyektif. Anda tak pernah tahu apakah trader lain pun menarik garis yang sama seperti garis Anda. Namun satu hal yang pasti adalah, trend sedang terbentuk! Jadi apabila sebuah trend sedang terbentuk, Anda harus segera menyadari bahwa ada sebuah peluang bagus untuk memperoleh profit, salah satu caranya adalah dengan menggunakan tool Fibonacci untuk mengetahui entry poin yang potensial.