GBPUSD Mengalami Tekanan Turun Tajam Menyusul Data PDB Inggris Yang Melemah

Office for National Statistics telah merilis data Produk Domestik Bruto bulanan Inggris di periode tiga bulan hingga Oktober lalu, yang mencatat kontraksi hingga sebesar 0.3% di tingkat bulanan, yang mana penurunan ini lebih besar dibandingkan pertumbuhan 0.2% di periode sebelumnya, sementara untuk Industrial Production dirilis dengan hasil yang lebih buruk dari ekspektasi pasar, mencatat penurunan 0.8% di tingkat bulanan, dari kenaikan 0.1% di periode sebelumnya.

GBPUSD Mengalami Tekanan Turun Tajam Menyusul Data PDB Inggris Yang Melemah

FUNDAMENTAL

Sejak memasuki sesi perdagangan awal waktu Eropa siang ini, pergerakan pasangan mata uang GBPUSD mengalami tekanan bearish tajam hingga berada di pertengahan 1.2500, menyusul data PDB serta Industrial Production Inggris yang dirilis dengan hasil yang lebih lemah dari perkiraan awal, sehingga membebani mata uang Poundsterling.
Office for National Statistics telah merilis data Produk Domestik Bruto bulanan Inggris di periode tiga bulan hingga Oktober lalu, yang mencatat kontraksi hingga sebesar 0.3% di tingkat bulanan, yang mana penurunan ini lebih besar dibandingkan pertumbuhan 0.2% di periode sebelumnya, sementara untuk Industrial Production dirilis dengan hasil yang lebih buruk dari ekspektasi pasar, mencatat penurunan 0.8% di tingkat bulanan, dari kenaikan 0.1% di periode sebelumnya.
Data-data tersebut setidaknya memberikan petunjuk mengenai laju pertumbuhan ekonomi Inggris, sekaligus memberikan beberapa bukti bahwa dampak dari penerapan suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama, sehingga tentunya akan menjadi bahan pertimbangan bagi para pejabat pengambil kebijakan Bank of England untuk menentukan arah kebijakan moneter mereka di tahun depan.

TEKNIKAL

Pola Symmetrical Triangle sudah terlihat dalam timeframe H4, dimana pergerakan pasangan GBPUSD masih menunjukkan kinerja US Dollar yang masih menunjukkan pergerakan yang cukup solid, di tengah sentimen pasar terkait Federal Reserve yang dinilai akan mulai menempatakn kebijakan penurunan suku bunganya paling cepat di bulan Maret mendatang.
Level 1.25023 masih menjadi level support intraday bagi Poundsterling, dengan level psikologis 1.24619 yang berada di level 38.2% Fibonacci menjadi level harga yang akan mengkonfirmasi berlanjutnya tekanan jual bagi Poundsterling, dengan catatan level 1.25023 gagal menjadi area pijakan bagi terbukanya peluang rebound teknikal.
Selain itu peluang berlanjutnya tekanan bearish jangka pendek bagi pasangan GBPUSD dapat terlihat dari pergerakan garis sinyal dalam indikator MACD yang saat ini bergerak di area negatifnya sehingga semakin menegaskan peluang sell bagi GBPUSD.