Trading Forex Dengan Menggunakan Money Flow Index (MFI)

Indikator Money Flow Index atau MFI, bisa kami katakan adalah indikator jenis oscillator yang penggunaannya mirip dengan indikator Relative Strength Index (RSI). Hanya yang membedakan indikator ini dengan jenis oscillator pada umumnya adalah bahwa MFI memperhitungkan besarnya volume dan menyertakan faktor besaran volume maka bisa dibilang bahwa indikator ini lebih mencerminkan dinamika pergerakan pasar yang tidak hanya terpatok pada besaran harga saja.

Trading Forex Dengan Menggunakan Money Flow Index (MFI)
Trading Forex Dengan Menggunakan Money Flow Index (MFI)

Trading Forex Dengan Menggunakan Money Flow Index (MFI)

Bila sebelumnya kita telah membahas tentang Macam-Macam Indikator Pengukur Volume Dalam Pasar Forex, dan dalam artikel tersebut indikator MFI termasuk salah satu indikatornya, maka dalam belajar trading forex ini, mari kita kupas tuntas lebih dalam lagi mengenai indikator ini.

 

Sedikit me-refresh kembali materi sebelumnya, Indikator Volume ialah, indikator yang digunakan untuk menunjukkan jumlah transaksi yang terjadi dalam suatu aktivitas perdagangan pada suatu sesi. Indikator Volume memberikan Anda kemampuan untuk melihat pembelian profesional, penjualan profesional dan tidak ada permintaan. Intinya bahwa berdasarkan indicator volume ini seorang trader semakin yakin untuk mengambil keputusan dalam melakukan order buy atau sell suatu pair.

Baiklah mari kita mulai.

Indikator Money Flow Index atau MFI, bisa kami katakan adalah indikator jenis oscillator yang penggunaannya mirip dengan indikator Relative Strength Index (RSI). Hanya yang membedakan indikator ini dengan jenis oscillator pada umumnya adalah bahwa MFI memperhitungkan besarnya volume dan menyertakan faktor besaran volume maka bisa dibilang bahwa indikator ini lebih mencerminkan dinamika pergerakan pasar yang tidak hanya terpatok pada besaran harga saja.

Seperti diketahui volume dalam pasar forex diukur berdasarkan tick, dan ketika terjadi perubahan harga bid (dan ask) pada tampilan platform trading, maka volume akan bertambah. Kombinasi besaran harga dan volume ini akan memberikan interpretasi yang lebih besar pada divergensi yang terjadi.

Secara teori, MFI bisa dirumuskan sebagai berikut:

Harga tipikal = (harga tertinggi + harga terendah + harga penutupan) / 3
Money Flow (MF) = volume x harga tipikal

Jika harga tipikal sekarang lebih besar dari sebelumnya, maka MF adalah positif, dan jika harga tipikal saat ini lebih kecil dari sebelumnya maka MF adalah negatif.
Jumlah seluruh MF yang positif dalam periode waktu pengukuran dinamakan MF(+) dan jumlah seluruh MF yang negatif dinamakan MF(-). Money Ratio adalah MF(+) / MF(-)

Money Flow Index (MFI) = 100 - (100 / (1 + Money Ratio) )

Cara membaca Indikator MFI

MFI mempunyai 2 buah garis batas utama, yaitu garis overbouht dan garis oversold. Garis overbought di angka 80 keatas dan oversold di angka 20 ke bawah, sehingga apabila MFI di atas 80 berarti sudah terlalu banyak aliran uang masuk dari investor , dan mengakibatkan harga saham naik serta menyebabkan kejenuhan untuk melakukan buy. Sedangkan apabila MFI dibawah 20, berarti banyak aliran uang yang keluar yang mengakibatkan saham turun, dan menyebabkan kejenuhan untuk melakukan sell.

Sebagai masukan untuk Anda, idealnya Anda dapat melakukan buy saat garis MFI menunjukan kenaikan, dan sinyal tersebut menyatakan bahwa harga akan naik, begitu pun dengan saat Anda akan melakukan sell, saat garis MFI menunjukkan penurunan.

Yang harus Anda perhatikan adalah jika garis MFI sudah berada di zona overbought, ada kemungkinan harga akan terkoreksi dan demikian juga sebaliknya apabila MFI berada di zona oversold, kemungkinan harga akan terjadi rebound, sehingga pada saat MFI berada di zona oversold, maka itu adalah peluang Anda untuk melakukan buy.

Selamat mencoba!