Komentar Hawkish Dari Ueda Membantu Yen Menguat Terhadap Dollar

Dalam kesempatan wawancara dengan surat kabar Yomiuri, Kazuo Ueda selaku pimpinan tertinggi dari Bank of Japan mengeluarkan pernyataan hawkish yang menandakan kemungkinan adanya kenaikan suku bunga, serta mengatakan bahwa mengakhiri periode suku bunga negatif menjadi salah satu pilihan yang tersedia jika pihak bank sentral merasa yakin bahwa harga dan upah akan terus mencatat kenaikan secara berkelanjutan.

Komentar Hawkish Dari Ueda Membantu Yen Menguat Terhadap Dollar

FUNDAMENTAL

Selama sesi perdagangan waktu Asia sejak pagi tadi, pergerakan pasangan mata uang USDJPY terpantau berada di jalur penurunan dan berada di level terendahnya dalam beberapa hari terakhir, setelah mata uang Yen mendapatkan minat beli pasca komentar dari Gubernur Bank of Japan yang bernada hawkish.
Dalam kesempatan wawancara dengan surat kabar Yomiuri, Kazuo Ueda selaku pimpinan tertinggi dari Bank of Japan mengeluarkan pernyataan hawkish yang menandakan kemungkinan adanya kenaikan suku bunga, serta mengatakan bahwa mengakhiri periode suku bunga negatif menjadi salah satu pilihan yang tersedia jika pihak bank sentral merasa yakin bahwa harga dan upah akan terus mencatat kenaikan secara berkelanjutan.
Namun meningkatnya penerimaan bahwa The Fed akan tetap bersikap hawkish sekaligus mempertahankan suku bunga di kisaran yang lebih tinggi dalam waktu yang lebih lama, akan membatasi penurunan US Dollar secara signifikan, dimana sejumlah pejabat The Fed masih memilih untuk memilih untuk menaikkan suku bunga lebih banyak dengan alasan bahwa nantinya akan menurunkannya kembali.
Sementara itu prospek saat ini masih tetap mendukung peningkatan imbal hasil Treasury AS, yang pada akhirnya akan menjadi pendorong bagi Greenback, dimana saat bersamaan Ueda menegaskan kembali perlunya melanjutkan pelonggaran moneter karena Bank of Japan masih jauh dari target untuk mencapat stabilitas harga, sehingga mendorong terjadinya pergerakan dalam range tertentu.

TEKNIKAL

Pasangan mata uang USDJPY mengalami sedikit kemunduran dari level puncak enam bulannya sehingga berkontribusi terhadap peningkatan penawaran jual bagi pasangan mata uang tersebut.
Selain itu dalam jangka pendek dapat terlihat bahwa tekanan jual secara teknikal terjadi setelah pasangan mata uang tersebut berada di gari SMA 200 sehingga akan semakin mengkonfirmasi tekanan bearish moderat hingga menjelang dibukanya sesi perdagangan Eropa untuk saat ini.
Namun demikian dalam timeframe H4 pergerakan USDJPY masih bergerak di atas level support mingguan di 144.44, yang menjadi level higher low untuk saat ini.
Akan tetapi dukungan bullish bagi pasangan USDJPY sepertinya tinggal menunggu pasangan tersebut mendapatkan pijakan naik yang lebih pasti, dimana sinyal dalam indikator RSI yang mendekati area Oversold menjadi faktor pendukung secara teknikal.