XAUUSD Kesulitan Melanjutkan Pemulihan Menjelang Data PPI AS

Latar belakang fundamental sepertinya masih cenderung memberikan dukungan bagi bias bearish, sekaligus mendukung prospek perpanjangan tren dalam dua pekan terakhir, dimana dengan hasil data inflasi semalam maka keyakinan terkait Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga stabil di pertemuan pekan depan menjadi semakin besar.

XAUUSD Kesulitan Melanjutkan Pemulihan Menjelang Data PPI AS

FUNDAMENTAL

Saat pembukaan sesi perdagangan Asia pagi hari tadi harga Emas berupaya untuk bergerak lebih tinggi dan terkesan mampu menghentikan penurunan dalam dua hari berturut-turut hingga menyentuh level terendahnya dalam hampir tiga pekan terakhir di kisaran $1,905 per troy ounce.
Latar belakang fundamental sepertinya masih cenderung memberikan dukungan bagi bias bearish, sekaligus mendukung prospek perpanjangan tren dalam dua pekan terakhir, dimana dengan hasil data inflasi semalam maka keyakinan terkait Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga stabil di pertemuan pekan depan menjadi semakin besar.
Namun demikian hasil data inflasi yang dirilis oleh Kementerian Tenaga Kerja semalam, masih memberikan petunjuk bahwa inflasi masih bertahan dan tetap menjaga wacana adanya kenaikan suku bunga satu kali lagi pada pertemuan The Fed hingga akhir tahun ini.
Pada akhirnya kesemua ini bertindak sebagai faktor pendorong bagi Greenback sekaligus juga akan membatasi dukungan bagi harga Emas secara signifikan dan memerlukan kondisi kehati-hatian bagi para buyer Emas di pasar.

TEKNIKAL

Dalam timeframe H1 pergerakan harga Emas masih terpantau mendapatkan tekanan bearish moderat, dengan level support ada di kisaran 1905.85 yang berada di level 23.6 Fibonacci.
Peluang pergerakan dalam area konsolidasi antara 1905.85 sampai dengan 1918.42 masih cukup terbuka selama sesi perdagangan waktu Asia, yang mana area tersebut akan membuka peluang adanya pola trading menggunakan sistem scalping.
Dari sisi teknikal dapat terlihat bahwa sinyal dalam indikator RSI masih bergerak di area netral antara 35% dan 50%, yang mencerminkan pergerakan ranging dalam range harga tertentu.
Sedangkan sinyal dalam indikator MACD justru menunjukkan berlanjutnya tekanan bearish jangka pendek, seiring sinyal yang masih bergerak dalam area negatifnya.