Trading Dengan Harmonic Patterns

Harmonic Pattern adalah pola-pola geometrik yang ditarik pada grafik harga aset pasar finansial menggunakan angka-angka Fibonacci sebagai patokan

Trading Dengan Harmonic Patterns
Trading Dengan Harmonic Patterns

Trading Dengan Harmonic Patterns

Harmonic pattern pertamakali diperkenalkan oleh H.M. Gartley, seorang analis keuangan dan penulis yang menerbitkan perkembangan pertama dari pendekatan unik ini dalam bukunya tahun 1932, Profits in the Stock Market.

 

Apa yang dapat dilakukan oleh Harmonic Patterns dalam trading?

Secara umum, pola harmonik telah dikembangkan untuk melakukan dua hal:

  • Prediksi pembalikan harga.
  • Prediksi panjang gerakan.

Inilah yang membuat zona aksi relatif mudah dipahami. Jika Anda mengikuti prosedur untuk masing-masing pola, yang memprediksi panjang gerakan, maka Anda dapat mengharapkan pembalikan harga yang dapat diperdagangkan.

Harmonic Pattern adalah pola-pola geometrik yang ditarik pada grafik harga aset pasar finansial menggunakan angka-angka Fibonacci sebagai patokan. Teknik trading dengan Harmonic Pattern berupaya memprediksi pergerakan harga serta menentukan titik-titik pembalikan yang tepat untuk entry (buka posisi trading) dan exit (tutup posisi).

Sekarang, mari kita persempit belajar trading forex kita dengan fokus kita pada pola-pola tersebut dan kita uraikan beberapa konsep pola tersebut.

1. Pahami Fibonacci Retracements and Extensions

Jika ada sesuatu yang Anda benar-benar harus pahami sebelum Anda beralih ke pola harmonis, Anda perlu tahu bagaimana cara kerja retracements dan ekstensi Fibonacci. Jika Anda tidak tahu "Fibs" Anda, berhentilah membaca sekarang, lihat artikel kami sebelumnya saat kita membahas fibonacci.

Sebagian besar trading sudah terbiasa dengan penarikan Fibonacci (yang kami jelaskan di sini - klik): 23,6%, 38,2%, 61,8% dan 78,6%, dan bahkan 50% (yang bukan rasio Fib). Fibs biasanya digunakan untuk mengukur kedalaman retraksi harga dari puncak ke lembah. Yang mungkin kurang populer adalah ekstensi Fib (mis. 161.8%, 261.8% dan 423.6%). Tetapi jika Anda dapat memahami satu, maka Anda dapat dengan mudah memahami yang lain.

2. Geometri Lipat dari Serat

Sebagian besar penarikan dan ekstensi Fib digunakan untuk mengukur (atau memproyeksikan) harga di sepanjang kisi vertikal (seperti kisi XY). Mereka mengukur harga ke bawah atau ke atas. Apa yang membuat pola harmonik unik adalah bahwa mereka secara geometris melipat fib menjadi pola itu sendiri.

Saat ini, Anda mungkin mencoba memvisualisasikan apa yang baru saja kami tulis, dan kemungkinan membuat Anda gila. Jangan khawatir. Akan jauh lebih mudah untuk dipahami begitu kita membahas setiap pola. Untuk saat ini, ingatlah bahwa penarikan dan ekstensi Fibonacci adalah kunci untuk memahami bagaimana pola harmonik terbentuk.

3. Kebanyakan Pola Harmonik Didasarkan pada 5 Poin Harga

Ingat urutan ini: X, A, B, C, dan D.

X adalah harga di mana pola dimulai.
    A adalah titik harga berikutnya (naik atau turun) dari X
    B adalah sebuah retracement X dan A
    C adalah retracement dari A dan B
    D adalah titik harga terakhir dan juga zona aksi atau pemicu.

Begini cara kerjanya: Anda harus mengukur setiap titik harga, memastikan bahwa itu sejajar dengan model fibonacci yang ditentukan (tergantung pada pola harmonik). Jika titik X, A, B, dan C diukur, maka zona tindakan Anda adalah D.

4. Haruskah Saya Mengikuti Aturan atau Bebas?

Sebelum kita masuk ke aturan aktual, kita perlu membahas bagaimana trader umumnya menafsirkan aturan. Jika Anda telah membaca berbagai artikel tentang trading dengan harmonik patterns, Anda mungkin telah memperhatikan sesuatu yang lucu: di antara para trader yang bersikeras untuk mengikuti aturan (misalnya pengukuran Fib) dengan cara yang "ketat", banyak dari mereka tampaknya berselisih satu sama lain, seolah-olah mereka semua mengikuti aturan yang berbeda.

Jadi pada akhirnya, apakah Anda mematuhi atau mengabaikan aturan itu terserah Anda.

5. Empat Pola Harmonik Paling Umum

Ada empat pola harmonik utama. Yang pertama adalah Gartley (gambar yang kami berikan di atas). Ini adalah pola yang H.M. Gartley disajikan dalam bukunya tahun 1932. Tiga berikutnya adalah variasi dari Gartley: Kupu-kupu, Kelelawar, dan Kepiting.

Setiap pola memiliki versi bullish dan bearish, di mana Anda dapat mengambil posisi long atau short. Setiap pola memiliki serangkaian pengukuran Fibonacci unik yang membedakan satu dari yang lainnya.

Penjelasan:

  • Retruksi AB (dari XA) harus pada atau mendekati 61,8%.
  • BC dapat menelusuri kembali 38,2% hingga 88,6% dari AB tetapi harus TIDAK melebihi 88,6% (karenanya, "maks").
  • CD dapat memperpanjang 113% hingga 161,8% (maks) panjang AB tetapi tidak boleh melebihi 78,6% dari XA.
  • Jika semua kriteria di atas terpenuhi, maka D adalah zon untuk bertindak long pada pola bullish atau pendek pada pola bearish.
  • Stop loss mungkin ditempatkan di bawah (atau di atas, jika pendek) D.