Harga Emas Bergerak Lebih Tinggi Di Tengah Penurunan Yield Treasury AS & Pelemahan US Dollar

Harga Emas masih bergerak di bawah level psikologis $2,000 per troy ounce, yang mengindikasinya sulitnya XAUUSD untuk mendekati hambatan bullish awal di $2,010 per troy ounce, sehingga membutuhkan kehati-hatian bagi para trader untuk menempatkan pertaruhan bullish secara lebuh agresif, di tengah sesi perdagangan yang cenderung "soft" menyusul ditutupnya pasar AS terkait libur Thanksgiving pada hari ini.

Harga Emas Bergerak Lebih Tinggi Di Tengah Penurunan Yield Treasury AS & Pelemahan US Dollar

FUNDAMENTAL

Menjelang dibukanya sesi perdagangan waktu Eropa siang ini, pergerakan harga Emas berhasil memanfaatkan sejumlah aksi Buy-on-Dip sekaligus berupaya untuk membalikkan sebagian penurunannya di sesi perdagangan sebelumnya yang bergerak di sekitar level puncak bulanannya, yang mana hal ini diperkuat oleh penurunan imbal hasil Treasury AS yang pada akhirnya melemahkan nilai tukar US Dollar dan menjadi pendorong utama bagi kenaikan harga Emas.
Harga Emas masih bergerak di bawah level psikologis $2,000 per troy ounce, yang mengindikasinya sulitnya XAUUSD untuk mendekati hambatan bullish awal di $2,010 per troy ounce, sehingga membutuhkan kehati-hatian bagi para trader untuk menempatkan pertaruhan bullish secara lebuh agresif, di tengah sesi perdagangan yang cenderung "soft" menyusul ditutupnya pasar AS terkait libur Thanksgiving pada hari ini.
Akan tetapi ekspektasi dovish terhadap Federal Reserve dari para pelaku pasar, kemungkinan besar masih akan menjadi faktor pendorong utama bagi harga Emas untuk tetap berada di jalur kenaikannya meskipun secara moderat, dan berpeluang mencatat penurunan korektif untuk saat ini, yang sekaligus pula membuka peluang pembelian meskipun masih terbatas.
Sejumlah aksi jual yang menerpa US Dollar masih akan membantu Emas untuk mendapatkan minat beli dari para investornya selama sesi Asia hari ini, ditambah dengan penegasan dari para anggota FOMC untuk mempertahankan suku bunganya dalam jangka waktu yang lebih lama, namun tetap menegaskan bahwa masih akan menerapkan pengetatan kebijakan moneternya jika langkah pengendalian inflasi menemui hambatan yang signifikan.

TEKNIKAL

Pergerakan harga Emas masih tetap berada di jalur kenaikannya dalam Bullish Regression Channel, yang masih mengindikasikan berlanjutnya dukungan bullish secara moderat, meskipun berpeluang mengalami swing trade dalam timeframe H4 dan bisa saja membentuk area konsolidasi jangka pendeknya.
Level 1984.38 masih akan berfungsi sebagai level support intraday, yang akan menjadi hambatan awal bagi kemungkinan terjadinya tekanan bearish lanjutan, sementara level resisten harian masih berada di level tertinggi Rabu kemarin di kisaran 2007.63, yang juga menjadi level kunci bagi konfirmasi berlanjutnya trend bullish Emas.
Dari sisi teknikal dapat terlihat bahwa dukungan bullish masih cukup terbuka, dimana garis sinyal EMA 20 masih menjadi penopang bagi pergerakan harga Emas menjelang dibukanya sesi perdagangan Eropa siang ini, serta ditambah dengan garis sinyal dalam indikator MACD yang masih tetap bergerak di area positifnya sehingga masih mencerminkan berlanjutnya kenaikan XAUUSD.