DXY Melanjutkan Kenaikan Ke Kisaran 104.00 Menjelang Data GDP AS

Meskipun belum menunjukkan adanya tanda-tanda positif terkait kesepakatan plafon hutang, Ketua DPR AS Kevin McCarthy masih menegaskan optimismenya bahwa kesepakatan dapat tercapai sebelum Juni, walaupun lembaga Fitch Ratings menempatkan peringkat kredit AAA dalam pengawasan untuk AS, yang mana hal ini justru memperbesar kekhawatiran di kalangan pelaku pasar global.

DXY Melanjutkan Kenaikan Ke Kisaran 104.00 Menjelang Data GDP AS

FUNDAMENTAL

Di tengah kondisi negosiasi plafon hutang AS yang masih diliputi oleh ketidakpastian hingga saat ini, pergerakan Indeks Dollar masoh melanjutkan laju kenaikannya dalam empat sesi perdagangannya secara beruntun dan saat ini berada di kisaran 104.00.
Meskipun belum menunjukkan adanya tanda-tanda positif terkait kesepakatan plafon hutang, Ketua DPR AS Kevin McCarthy masih menegaskan optimismenya bahwa kesepakatan dapat tercapai sebelum Juni, walaupun lembaga Fitch Ratings menempatkan peringkat kredit AAA dalam pengawasan untuk AS, yang mana hal ini justru memperbesar kekhawatiran di kalangan pelaku pasar global.
Sementara itu berkurangnya taruhan mengenai The Fed yang mungkin akan menghentikan proses normalisasi di bulan Juni, sepertinya mendapat dukungan dari stabilnya ketahanan dari fundamental AS, terutama di sektor ketenagakerjaan dan harga, di tengah kondisi reli yang dialami oleh Indeks Dollar dan imbal hasil obligasi AS.

TEKNIKAL

Indeks Dollar masih mengkonfirmasi pergerakan naikknya di sesi perdagangan waktu Eropa hari ini, yang mana hal ini dapat terlihat dari pergerakan DXY yang masih tetap di jalur kenaikannya dalam Bullish Regression Pattern di timeframe H4 saat ini.
Pembentukan Lower Low Level dan Higher High Level semakin memperkuat adanya pergerakan naik dari Indeks Dollar pada saat hari ini, yang diperkuat oleh sinyal Alligator dan juga garis sinyal SMA 200 yang masih memberikan dukungan teknikal bagi kenaikan Emas.
Satu lagi dukungan bullish jangka pendek bagi Indeks Dollar datang dari sinyal dalam indikator RSI yang masih memberikan cerminan dukungan naik yang cukup kuat, namun demikian sinyal RSI telah mendekati area Overbought di atas 55%, sehingga membuka peluang adanya pergerakan bearish swing movement.