PMI, Standar Nilai, dan Penggunaan dalam Analisis Fundamental

PMI (Purchasing Managers’ Index) merupakan salah satu elemen penting yang wajib digunakan para trader Forex. PMI tak lain adalah catatan dari sebuah perusahaan atau lembaga terkait pengawasan sektor bisnis tertentu. Isi dari catatan tersebut merupakan laporan yang disusun ke dalam indeks kemudian dibagikan ke lembaga yang menayangkan hasil laporan tersebut.

PMI, Standar Nilai, dan Penggunaan dalam Analisis Fundamental
PMI, Standar Nilai, dan Penggunaan dalam Analisis Fundamental

PMI (Purchasing Managers’ Index) merupakan salah satu elemen penting yang wajib digunakan para trader Forex. PMI tak lain adalah catatan dari sebuah perusahaan atau lembaga terkait pengawasan sektor bisnis tertentu. Isi dari catatan tersebut merupakan laporan yang disusun ke dalam indeks kemudian dibagikan ke lembaga yang menayangkan hasil laporan tersebut.

Tujuan Pembuatan PMI

Apa tujuan pembuatan PMI? Dalam konteks bisnis, tujuannya adalah memudahkan perusahaan dalam mengambil berbagai kebijakan dan berbagai praktik bisnis lainnya mulai dari analisis pasar, hingga marketing. Tergantung dari responden, ada berbagai jenis PMI seperti PMI standar, services PMI, manufacturing PMI, flash manufacturing PMI, ISM manufacturing PMI, ISM non-manufacturing PMI, dan lain-lain. Dalam PMI, ada beberapa hal yang diperhitungkan yaitu New Order, Inventory Levels, Production, Employment, dan Supplier Deliveries. 

New Order

New Order adalah pesanan yang diterima sebuah perusahaan. Stok yang dipesan kepada sebuah unit bisnis akan dimasukkan ke dalam perhitungan PMI.

Inventory Levels

Inventory Levels adalah stok bahan baku produksi yang siap digunakan perusahaan. Hal ini pun tidak dapat diabaikan jika ingin menghitung PMI.

Production

Merupakan produksi perusahaan yang juga dihitung dan dimasukkan dalam PMI.

Employment

Daya serap tenaga kerja oleh sebuah unit bisnis yang menentukan PMI.

Supplier Deliveries

Durasi dari pengiriman barang yang menentukan faktor kualitas unit bisnis.

Kita ambil contoh di Amerika Serikat. Di sana, PMI adalah laporan dari sektor usaha yang dikoleksi secara bulanan dari 400 perusahaan. Ada lembaga khusus yang mengelola pembuatan dan penayangan PMI di Amerika Serikat yakni ISM atau Institute for Supply Management.

Bagaimana dengan negara lainnya? Di Jepang, PMI dikeluarkan oleh Bank of Japan dan Ifo Institute for Economic Research. Adapun di beberapa negara lain, PMI dikelola oleh Markit Group dengan metode penghitungan yang tidak berbeda dari ISM.

Standar Nilai PMI

Ada standar ambang batas nilai yang ditetapkan dalam menganalisis berdasarkan PMI. Kisaran angkanya keluar dari 0 hingga 100. Nah, ada 3 standar nilai yang ditetapkan yaitu angka kurang dari 50, sama dengan 50, dan lebih dari 50.

Jika angka yang keluar kurang dari 50, berarti ada penurunan sektor bisnis. Jika sama dengan 50, berarti tidak ada perkembangan alias mengalami stagnasi. Sedangkan jika angkanya lebih dari 50, berarti ada perkembangan bisnis.

Analisis Fundamental dengan PMI

Bagaimana cara analisis di Forex dengan PMI? Analisa fundamental dengan PMI sebenarnya tidak berbeda jauh dari pemakaian GDP dan berita fundamental lainnya. Sebagai salah satu indikator untuk membaca pergerakan ekonomi, PMI tidak dapat dikesampingkan dari analisis pergerakan pasar trading apalagi di masa sekarang.

Banyak cara belajar fundamental yang dapat dikembangkan dari penggunaan data PMI. Namun, jangan sampai mengabaikan data-data lain yang dirilis untuk memaksimalkan hasil pembacaan pergerakan pasar. Analisa teknikal akan semakin menyempurnakan hasil pembacaan dari analisis fundamental. Terlebih lagi dengan pemakaian data PMI yang tepat dan efisien.

Jangan melupakan data PMI untuk mendapatkan hasil optimal pembacaan dan analisis pergerakan pasar Forex. Faktor-faktor lain yang tidak kalah penting adalah nilai mata uang dan GDP. Jadi, selama menerapkan teknik belajar fundamental forex, Anda tidak perlu memaksakan diri dengan mencampurkan semua data sebelum menyimpulkan hasilnya.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui terkait PMI dan pengaruhnya dalam analisis fundamental Forex. Terapkan dengan tepat dan niscaya tidak akan melakukan